You are currently viewing Pandemi Gak Mati Gaya
Pandemi Gak Mati Gaya ahmad priyo baskoro

Pandemi Gak Mati Gaya

Pandemi Gak Mati Gaya

Pengalaman pertama Saya ketika pandemi corona saat ini atau disebut juga covid 19, Saya belajar banyak hal-hal yang baru. Seperti belajar di rumah, mengerjakan tugas dirumah, bermain Bersama teman dirumah sholat juga di rumah. Saya juga terkadang rindu dengan sekolah seperti dihukum saat telat dalam masuk kelas hukumannya seperti push up, membaca Al-Quran, dan lain-lain masih banyak lagi.

Jika Saya di rumah juga mendapatkan hal baru juga misalnya jika Saya sakit terus tidak masuk sekolah, pasti dibilangnya main game, padahal saya sakit. Tetapi, hal itu saya anggap biasa aja, soalnya saya juga paham pasti mereka itu sedang bercanda. bercandanya lewat tutur kata yang agak tidak enak untuk didengar walaupun dengan begitu mereka adalah teman dekat kita  yang juga pernah membatu kita disaat susah.

Walaupun dengan itu saya tidak baperan karena tujuan Saya adalah membahagiakan orang tua dan membuat mereka bangga atau senang bisa melihat kita sukses di saat pandemic. saat ini kita tidak boleh menyerah apalagi sampai malas. kita sebagai pemuda harus semangat pantang menyerah karena jika kita lemah, kita akan kalah dari orang lain. Pandemik saat ini memang sangat membuat kita sulit, apa lagi kita semua kegiatan aktivitas di rumah. seperti belajar, berolahraga, beribadah, bermain, semua itu dilakukan di dalam rumah.

Selain itu,  belajar online biasanya menggunakan aplikasi zoom atau google classmeet. Sementara olahraga dilakukan di rumah dan beribadah dilakukan di rumah. tetapi ada juga yang beribadah di masjid namun harus mematuhi protokol Kesehatan dari pemerintah seperti menggunakan masker dan jaga jarak agar tidak ada yang terkena corona. Tapi saya tidak pernah mengeluh soal pandemi ini soal nya saya masyarakat biasa, jadi saya hanya mengikuti protokol dari pemerintah saja. Soalnya jika saya melanggar peraturan pasti saya akan terkena denda ataupun hukuman lainnya.

Pengalaman saya yang kedua yaitu bisa menjadi pemain e-sport di devisi pubg mobile ini alhamdullilah saya mendapatkan banyak piagam atau bisa disebut juga sertifikat walaupun hanya sebuah foto tapi saya sangat bursyukur dan juga Bahagia atas pencapaian saya selama main PUBG mobile ini. Karena game ini saya juga sering telat mengikuti pembelajaran kelas online yang mengakibatkan saya mendapatkan nilai jelek dan sering mengikuti remedial di sekolah dan juga banyak tugas saya yang belum dikerjakan sehingga menyebabkan orang tua saya dipanggil ke sekolah untuk meminta keterangan. Walaupun begitu saya akhirnya mengejar tugas yang belum saya kerjakan.

Kalau soal olahraga, Saya olahraga di rumah yaitu olahraga ringan seperti push up, sit up, lari di tempat. Walaupun malas tapi saya punya niat untuk membuat badan Saya lebih bugar dan sehat. Karena jika kita berolahraga badan kita akan menjadi sehat dan bugar walaupun olahraganya hanya olahraga ringan tapi semua olahraga ini bisa menyehatkan badan dan membugarkan tubuh kita agar kita sehat.

Selain itu, Saya ketika dirumah setelah belajar online langsung membantu orang tua. misalnya seperti menyapu dan mencuci piring. Ketika tidak membantu orang tua, saya olahraga lalu mandi. Setelah selesai mandi saya bermain pubg sebenarnya saya bermain PUBG. Sebenarnya hanya iseng nyoba-nyoba terus saya pikir-pikir keren juga ya. Akhirnya Saya main sampai dapat hadiah dan ternyata benar saya mendapatkan sebuah piagam dari squad karena menang turnamen.

Jadi intinya ketika dirumah, kita jangan lupa sama kewajiban rumah ataupun tugas-tugas yang diberikan guru kepada kita  ya walaupun rasanya berat mengorbankan tugas kita demi prestasi dari game, tapi setiap manusia berbeda-beda dan juga kemampuan mereka juga berbeda. Tetap semangat walaupun kita belajar di rumah melakukan semua kegiatan dirumah stay from home thank you.

Nama: Ahmad Priyo Baskoro (SMA IT Insan Mandiri Cibubur)

Kelas:12-IPS

Leave a Reply