You are currently viewing MENJAUHKAN YANG DEKAT MENDEKATKAN YANG JAUH
menjauhkan yang dekat mendekatkan yang jauh

MENJAUHKAN YANG DEKAT MENDEKATKAN YANG JAUH

Menjauhkan yang dekat mendekatkan yang jauh, begitulah salah satu dampak adanya virus covid-19 yang ada di Indonesia dan dunia.

Saat ini, dunia sedang bersedih akibat pandemik virus yang telah menyebar dan memakan banyak korban jiwa diberbagai Negara, salah satunya Indonesia. Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Kompas.com Pada Hari Sabtu, 28 Maret 2020, Pemerintah mengumumkan, jumlah terinfeksi Covid-19 di tanah air mencapai 1.155 kasus. Jumlah tersebut, 102 orang di antaranya meninggal dan 59 dinyatakan sembuh. Jika kita melihat angka-angka tersebut, tentulah kita sebagai manusia yang tinggal di wilayah dengan penyebaran virus pandemik yang cukup tinggi ini, harus waspada dan tetap menjaga diri kita untuk tetap sehat.

Pemerintah juga sudah melakukan berbagai upaya untuk mengurangi dan menghilangkan penyebaran virus Corona ini. Diantaranya penyemprotan disinfektan, Rapid Test, dan himbauan tetap berada di rumah dan tetap menjaga kesehatan diri. Namun, sangatlah disayangkan jika keadaan ini hanya dianggap hal sepele bagi oknum masyarakat. Masih terdapat warga yang masih berkerumun dan melakukan aktivitasnya di tempat-tempat keramaian, seperti pasar, Mal, dan tempat-tempat nongkrong.

Menjauhkan yang Dekat

Sangat memprihatinkan jika kita melihat kondisi saat ini masih banyak masyarakat yang belum memahami bahayanya keberadaan pandemik virus Corona yang sudah menyebar ke beberapa wilayah di Indonesia. Padahal virus tersebut sangat mudah penyebarannya melalui kontak langsung antara seseorang yang positif atau melalui perantara benda yang digunakannya dengan orang yang belum terjangkit. Banyak hal yang bisa kita lakukan untuk memutus mata rantai pandemik virus Corona.

Diantaranya melakukan aktivitas hanya di rumah terkecuali genting dan penting untuk keluar rumah, tetap menjaga imun tubuh tetap tinggi, konsumsi makanan-makanan yang sehat, serta menjaga pola hidup tetap sehat dan bersih. Jika kita bisa konsisten melakukan hal itu, tentu kita dapat menjauhkan virus pandemik yang sudah sangat dekat ini.

Mendekatkan yang Jauh

Adanya wabah ini tentu tidak terlepas dari pola hidup manusia yang kurang baik sehingga menyebabkan muncul dan menyebarnya sebuah virus yang mematikan ini. Kita sebagai manusia yang berakal harus bisa mengambil hikmah dalam situasi ini. Telah banyak korban jiwa yang meninggal akibat virus ini. Banyak saudara-saudara kita dikalangan dokter dan perawat sedang bersusah payah menangani pasien yang terjangkit virus Corona ini, bahkan hingga kelelahan dan berkorban nyawa.

Mari kita lebih bersyukur karena Allah telah memberikan banyak nikmat kepada kita. Nikmat kesehatan, nikmat untuk berkumpul bersama keluarga, nikmat untuk belajar bersama anak bagi para orangtua, dan masih banyak lagi. Dekatkan diri kita kepada Allah dengan memperbanyak ibadah dan berdoa, agar senantiasa selalu diberikan pertolongan dan ridho-Nya. Tetap mengikuti himbauan dari pemerintah setempat. Mari kita peduli mulai dari diri sendiri dan orang-orang sekitar kita, sehingga Indonesia menjadi Negara yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur. Amin amin ya rabbal a’lamin…

Manfaatkan Waktu Emas ini

Saat ini adalah waktu emas bagi para Ayah dan Bunda untuk dapat memberikan waktu berkualitasnya dengan sang anak di rumah seperti: ibadah bersama, belajar bersama, membersihkan rumah, memasak, konsultasi/curhat, dan banyak hal positif yang bisa kita lakukan. Memberikan pendidikan terbaik dan menjadi teladan bagi anak-anak kita merupakan hal penting yang harus dilakukan. Hal ini jika dilakukan akan memberikan dampak yang positif bagi anak-anak kita untuk bisa peduli dan berbakti kepada kedua orangtuanya.

Bahkan jika sudah menjadi kebiasaan, anak-anak kita ketika kembali ke sekolah atau berada di dalam masyarakat akan melakukan kegiatan-kegiatan yang positif yang selama ini dia dapatkan di rumahnya. Sebuah peribahasa mengingatkan kita ‘buah jatuh tidak jauh dari pohonnya’, maksudnya adalah ketika Ayah Bunda memberikan pendidikan terbaik untuk anak-anak kita, maka buah yang di hasilkan juga tidak akan jauh dari kebaikan-kebaikan yang telah Ayah Bunda ajarkan pada sang buah hati.

Oleh karena itu, marilah  Ayah Bunda jadilah pohon yang kuat akarnya dan sehat badannya yang memberikan nutrisi baik kepada buah hati kita sehingga menghasilkan buah yang baik dan bermanfaat bagi semua. Semoga anak-anak kita menjadi anak yang sholeh yang bermanfaat untuk keluarga, negara dan Agama.  Amin.

Oleh: Manarul Ikhsan (Koordinator Kesisswaan SMAIT Insan Mandiri Cibubur)

 

Referensi:

  1. com. (2020, 28 Maret). Update Corona 28 Maret: 601.238 Kasus di 199 Negara, 133.443 Sembuh. Diakses pada 28 Maret 2020, dari https://www.kompas. com/sains/read/2020/03/28/123200623/update-corona-28-maret-601238-kasus-di-199-negara-133443 sembuh.

Leave a Reply